KURANGNYA KEBUTUHAN AIR BERSIH
(Tanggung Jawab Sosial)
ANALISIS KASUS
OLEH
:
CHRISTIN
YULIANTI (1721200022)
DOSEN
PEMBIMBING
CHARISMA AYU PRAMUDITHA,B.TechMgt.MHRM
Sekolah
Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data Palembang (STIE.MDP)
PALEMBANG
2018
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa Kuasa atas segala limpahan rahmat dan kuasanya sehingga saya dapat
menyelesaikan penyusunan makalah analisis kasus ini dalam bentuk maupun isinya
yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu
acuan,petunjuk,maupun pedoman bagi pembaca dan dapat memberikan manfaat bagi
banyak orang.
Harapan saya semoga makalah ini dapat
membantu serta dapat menambah pengetahuan dan pengalaman para membaca sehingga
saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah sehingga kedepannya dapat
lebih baik lagi.
Makalah ini saya akui masih sangat
banyak kekurangan baik dari bentuk maupun isi makalah. Oleh sebab itu saya
harapkan para pembaca dapat memberikan masukan yang bersifat membangun untuk
kesempurnaan makalah ini.
Palembang,
Januari 2018
Penyusun
Christin
Yulianti
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Tanggung
Jawab Sosial atau dikenal dengan istilah (CSR) yang sering di selenggarakan
oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat banyak dimana kegiatan CSR yang dilakukan adalah guna untuk membantu
masyarakat terkhususnya dalam keperdulian terhadap lingkungan.
Analisis
kasus yang saya ambil dalam makalah ini adalah kurangnya kebutuhan aliran air
bersih di kawasan Rampok Palembang dimana pemasangan baru PDAM di kawasan
tersebut dikeluhkan oleh masyarakat sangat lambat dalam pengerjaannya.
Penjelasan
dari PDAM Tirta Musi sendiri menjelaskan bahwa untuk penambahan pemasangan di
daerah Rampok tersebut terkendala karena kapasitas yang terpasang sudah
maksimal sehingga apabila dilakukan penambahan pemasangan baru maka akan
mengganggu pengaliran pelanggan lama yang telah lebih dahulu ada.
1.2
Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang
diatas, maka penulis dapat menarik beberapa permasalahan yang di hadapi oleh
masyarakat yaitu :
1.
Pemasangan PDAM pada
kawasan Rampok tersebut terkendala dengan adanya pemasangan yang ada lebih dulu
pada tempat lain yang mana jika kawasan Rampok tersebut juga melakukan
pemasangan baru maka terganggunya pemasangan yang lama hal ini dikarenakan kapasitas yang sudah
terpasang sudah sangat maksimal.
Hal ini yang menjadi kendala besar mengapa kawasan tersebut sampai sekarang
masih kesulitan akan aliran air bersih.
2.
Masyarakat juga
berharap adanya bantuan dari beberapa BUMN dengan melakukan kegiatan Tanggung
Jawab Sosial (CSR) dalam bidang lingkungan dimana dengan adanya program tersebut
maka adanya solusi dan jalan keluar lain yang dapat di lakukan untuk memecahkan
masalah kebutuhan air bersih tersebut.
1.3Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
1.Apa
yang menyebabkan kawasan Rampok tersebut sulit akan kebutuhan aliran air
bersih?
2.Usaha
apa yang di lakukan oleh PDAM Tirta Musi Palembang dengan adanya keluhan yang
di rasakan warga di kawasan tersebut?
3.Apa
harapan warga Rampok untuk masalah kebutuhan air bersih tersebut agar dapat
mendapat solusi
BAB II
ANALISIS KASUS
A.Kronologis
Kasus
Masyarakat
yang tinggal di kawasan Rampok saat ini sedang mengalami masalah sulitnya
mendapat aliran air bersih yang mana kebutuhan air pada kawasan tersebut sangat
di harapkan oleh warga sekitar untuk keperluan sehari-hari mereka.
Kurangnya aliran air bersih itu
disebabkan oleh terhambatnya pemasangan pipa PDAM pada kawasan tersebut,
masyarakat setempat sudah sempat mendaftar terhadap PDAM Tirta Musi Palembang
pada bulan Agustus 2017 lalu dan sudah sempat melakukan survei untuk kawasan
tersebut serta sudah di hitung biaya tetapi sampai sekarang belum ada jawaban
kapan waktu pemasangannya. Warga setempat sangat berharap adanya respon dari
pihak PDAM Tirta Musi Palembang karena bagi warga setempat sangatlah
membutuhkan sambungan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
Dari pihak PDAM pun merespon keluhan
dari masyarakat tersebut, menurut Humas PDAM Tirta Musi Palembang Bpk.Dudi
Iskandar memaparkan bahwa beliau sudah menerima keluhan yang di rasakan warga
di kawasan Rampok tersebut dan beliau
juga menjelaskan bahwa kendala saat ini untuk pemasangan PDAM dikawasan
tersebut adalah untuk analisa terakhir kondisi pengaliran di daerah Rampok saat
ini belum dapat dilakukan penambahan pemasangan, hal ini dikarenakan kapasitas
terpasang sudah maksimal sehingga apabila dilakukan penambahan pemasangan baru
maka akan mengganggu pengaliran pelanggan lama yang telah lebih dulu ada.
Namun menurut penuturan Humas PDAM Tirta
Musi tersebut menyatakan bahwa saat ini pihak PDAM Tirta Musi terus melakukan
pembenahan kapasitas agar bisa melayani seluruh warga kota Palembang.
B.Analisis Kasus
Dilihat
dari pemaparan kronologis diatas, dapat disimpulkan bahwa permasalahan sulitnya
mendapat aliran air bersih pada
masyarakat di kawasan Rampok adalah terganggunya pemasangan pipa PDAM di
kawasan tersebut karena pemasangan sebelumnya sudah sangat maksimal dan jika di
lakukan pemasangan baru maka dapat mengganggu pemasangan yang sudah lebih dulu
ada.
Dari kasus tersebut, masyarakat di
kawasan Rampok sebenarnya bisa membuat satu laporan dan laporan tersebut dapat
diajukan kepada perusahaan BUMN dimana setiap perusahaan tersebut dapat
melakukan kegiatan CSR (Coorporate Social Responsibility) atau dikenal sebagai
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan
yang memang dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala
khususnya seperti masalah yang dirasakan oleh warga di kawasan Rampok tersebut
merupakan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akan air bersih.
Harapannya jika perusahaan BUMN tersebut
setuju dan CSR pun dapat berjalan maka ada peluang lain yang dapat dilakukan
dan ada solusi lain terhadap pemecahan dari sulitnya kebutuhan air tersebut.
Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain dengan menggalakan gerakan menanam
pohon, konservasi lahan,pelestarian hutan dan daerah aliran sungai, membangun
tempat penampungan air, membangun sumur resapan atau biopori dan menanggulangi
sumber air dari pencemaran seperti limbah pabrik,dsb. Semua kegiatan tersebut
sebagai salah satu alternatif yang dapat di lakukan untuk membantu masyarakat
agar kebutuhan air bersihnya cukup terpenuhi.
BAB III
PENUTUP
· KESIMPULAN
Kebutuhan
air bersih sangat diperlukan untuk kebutuhan hidup sehari-hari oleh setiap
orang, hal itu juga dirasakan oleh masyarakat dikawasan Rampok tetapi kawasan
mereka terhambat aliran air nya dikarenakan terganggunya pemasangan PDAM pada
kawasan tersebut.
Masyarakat
berharap adanya solusi dan jalan keluar lain melalui bantuan kegiatan dari
perusahaan BUMN yang dikenal sebagai kegiatan CSR atau Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan untuk mencari solusi dan tindakan lain seperti melakukan kegiatan
penanaman pohon,konservasi lahan serta membuat penampungan air agar dapat
membantu sedikit banyak kebutuhan air untuk masyarakat sekitar kawasan Rampok.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar