Sabtu, 13 Januari 2018

Makalah dan Analisis Kasus Kurangnya Kebutuhan Air Bersih


KURANGNYA KEBUTUHAN AIR BERSIH
(Tanggung Jawab Sosial)

ANALISIS KASUS





OLEH :
CHRISTIN YULIANTI (1721200022)

DOSEN PEMBIMBING
CHARISMA AYU PRAMUDITHA,B.TechMgt.MHRM



Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data Palembang (STIE.MDP)
PALEMBANG
2018





KATA PENGANTAR

        Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Kuasa atas segala limpahan rahmat dan kuasanya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah analisis kasus ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,petunjuk,maupun pedoman bagi pembaca dan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.
        Harapan saya semoga makalah ini dapat membantu serta dapat menambah pengetahuan dan pengalaman para membaca sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah sehingga kedepannya dapat lebih baik lagi.
        Makalah ini saya akui masih sangat banyak kekurangan baik dari bentuk maupun isi makalah. Oleh sebab itu saya harapkan para pembaca dapat memberikan masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.


Palembang, Januari 2018
Penyusun
Christin Yulianti



BAB I
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
Tanggung Jawab Sosial atau dikenal dengan istilah (CSR) yang sering di selenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak dimana kegiatan CSR yang dilakukan adalah guna untuk membantu masyarakat terkhususnya dalam keperdulian terhadap lingkungan.
Analisis kasus yang saya ambil dalam makalah ini adalah kurangnya kebutuhan aliran air bersih di kawasan Rampok Palembang dimana pemasangan baru PDAM di kawasan tersebut dikeluhkan oleh masyarakat sangat lambat dalam pengerjaannya.
Penjelasan dari PDAM Tirta Musi sendiri menjelaskan bahwa untuk penambahan pemasangan di daerah Rampok tersebut terkendala karena kapasitas yang terpasang sudah maksimal sehingga apabila dilakukan penambahan pemasangan baru maka akan mengganggu pengaliran pelanggan lama yang telah lebih dahulu ada.


1.2 Identifikasi Masalah                                              
       Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis dapat menarik beberapa permasalahan yang di hadapi oleh masyarakat yaitu :
1.   Pemasangan PDAM pada kawasan Rampok tersebut terkendala dengan adanya pemasangan yang ada lebih dulu pada tempat lain yang mana jika kawasan Rampok tersebut juga melakukan pemasangan baru maka terganggunya pemasangan yang lama hal  ini dikarenakan kapasitas yang sudah terpasang sudah sangat maksimal. Hal ini yang menjadi kendala besar mengapa kawasan tersebut sampai sekarang masih kesulitan akan aliran air bersih.
2.   Masyarakat juga berharap adanya bantuan dari beberapa BUMN dengan melakukan kegiatan Tanggung Jawab Sosial (CSR) dalam bidang lingkungan dimana dengan adanya program tersebut maka adanya solusi dan jalan keluar lain yang dapat di lakukan untuk memecahkan masalah kebutuhan air bersih tersebut.

1.3Rumusan Masalah
        Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
1.Apa yang menyebabkan kawasan Rampok tersebut sulit akan kebutuhan aliran air bersih?
2.Usaha apa yang di lakukan oleh PDAM Tirta Musi Palembang dengan adanya keluhan yang di rasakan warga di kawasan tersebut?
3.Apa harapan warga Rampok untuk masalah kebutuhan air bersih tersebut agar dapat mendapat solusi




BAB II
ANALISIS KASUS
A.Kronologis Kasus
        Masyarakat yang tinggal di kawasan Rampok saat ini sedang mengalami masalah sulitnya mendapat aliran air bersih yang mana kebutuhan air pada kawasan tersebut sangat di harapkan oleh warga sekitar untuk keperluan sehari-hari mereka.
        Kurangnya aliran air bersih itu disebabkan oleh terhambatnya pemasangan pipa PDAM pada kawasan tersebut, masyarakat setempat sudah sempat mendaftar terhadap PDAM Tirta Musi Palembang pada bulan Agustus 2017 lalu dan sudah sempat melakukan survei untuk kawasan tersebut serta sudah di hitung biaya tetapi sampai sekarang belum ada jawaban kapan waktu pemasangannya. Warga setempat sangat berharap adanya respon dari pihak PDAM Tirta Musi Palembang karena bagi warga setempat sangatlah membutuhkan sambungan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
        Dari pihak PDAM pun merespon keluhan dari masyarakat tersebut, menurut Humas PDAM Tirta Musi Palembang Bpk.Dudi Iskandar memaparkan bahwa beliau sudah menerima keluhan yang di rasakan warga di kawasan Rampok tersebut  dan beliau juga menjelaskan bahwa kendala saat ini untuk pemasangan PDAM dikawasan tersebut adalah untuk analisa terakhir kondisi pengaliran di daerah Rampok saat ini belum dapat dilakukan penambahan pemasangan, hal ini dikarenakan kapasitas terpasang sudah maksimal sehingga apabila dilakukan penambahan pemasangan baru maka akan mengganggu pengaliran pelanggan lama yang telah lebih dulu ada.
        Namun menurut penuturan Humas PDAM Tirta Musi tersebut menyatakan bahwa saat ini pihak PDAM Tirta Musi terus melakukan pembenahan kapasitas agar bisa melayani seluruh warga kota Palembang.


B.Analisis Kasus
        Dilihat dari pemaparan kronologis diatas, dapat disimpulkan bahwa permasalahan sulitnya mendapat aliran air bersih  pada masyarakat di kawasan Rampok adalah terganggunya pemasangan pipa PDAM di kawasan tersebut karena pemasangan sebelumnya sudah sangat maksimal dan jika di lakukan pemasangan baru maka dapat mengganggu pemasangan yang sudah lebih dulu ada.
        Dari kasus tersebut, masyarakat di kawasan Rampok sebenarnya bisa membuat satu laporan dan laporan tersebut dapat diajukan kepada perusahaan BUMN dimana setiap perusahaan tersebut dapat melakukan kegiatan CSR (Coorporate Social Responsibility) atau dikenal sebagai Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
        Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan yang memang dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala khususnya seperti masalah yang dirasakan oleh warga di kawasan Rampok tersebut merupakan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akan air bersih.
        Harapannya jika perusahaan BUMN tersebut setuju dan CSR pun dapat berjalan maka ada peluang lain yang dapat dilakukan dan ada solusi lain terhadap pemecahan dari sulitnya kebutuhan air tersebut. Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain dengan menggalakan gerakan menanam pohon, konservasi lahan,pelestarian hutan dan daerah aliran sungai, membangun tempat penampungan air, membangun sumur resapan atau biopori dan menanggulangi sumber air dari pencemaran seperti limbah pabrik,dsb. Semua kegiatan tersebut sebagai salah satu alternatif yang dapat di lakukan untuk membantu masyarakat agar kebutuhan air bersihnya cukup terpenuhi.




BAB III
PENUTUP

·       KESIMPULAN
Kebutuhan air bersih sangat diperlukan untuk kebutuhan hidup sehari-hari oleh setiap orang, hal itu juga dirasakan oleh masyarakat dikawasan Rampok tetapi kawasan mereka terhambat aliran air nya dikarenakan terganggunya pemasangan PDAM pada kawasan tersebut.
Masyarakat berharap adanya solusi dan jalan keluar lain melalui bantuan kegiatan dari perusahaan BUMN yang dikenal sebagai kegiatan CSR atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk mencari solusi dan tindakan lain seperti melakukan kegiatan penanaman pohon,konservasi lahan serta membuat penampungan air agar dapat membantu sedikit banyak kebutuhan air untuk masyarakat sekitar kawasan Rampok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar