MAKALAH
LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
( PT CAHAYA MURNI SWIRINDO )
OLEH
:
MUHAMMAD RIZKY
CHRISTIN YULIANTI
LAILATUL IKMALIYAH
RISMA PRILITA
REVIRA ROSSA
DOSEN PEMBIMBING
CHARISMA AYU PRAMUDITHA, M.HRM
Sekolah
Tinggi Ilmu Ekonomi Multi Data Palembang (STIE.MDP)
PALEMBANG
2019
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha
Kuasa atas segala limpahan rahmat dan kuasanya sehingga saya dapat
menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat
sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk, maupun pedoman bagi pembaca dan dapat memberikan manfaat bagi banyak
orang.
Harapan saya semoga makalah ini membantu
serta dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca sehhingga
saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat
lebih baik lagi.
Makalah ini saya akui masih sangat
banyak kekurangan baik dari bentuk maupun isi makalah.Oleh karena itu saya
harapkan para pembaca dapat memberikan masukan yang bersifat membangun untuk
kesempurnaan makalah ini.
Palembang,
Januari 2019
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Profil
Perusahaan
PT Cahaya Murni Swirindo adalah perusahaan pengerak furniture terbesar dan
distribusinya tersebar di Indonesia. Cahaya Buana dikenal lewat produk-produk
furniturenya yang begitu variatif. Cahaya Buana adalah perusahaan Furniture
yang berkarya unggul dalam berbagai aspek untuk memberikan kepuasan bagi
pelanggan, karyawan, pemegang saham, Negara dan Masyarakat. Cahaya Murni Swirindo bertekad menjadi perusahaan furniture yang
memimpin pasar dan memiliki citra positif serta kondusif bagi semua pihak
sehingga diakui sebagai asset nasional.
Unggul berkarya puas bekerjasama “Striving for Excellence and
Satisfaction”, Cahaya Murni Swirindo memiliki beragam merek mereka. Dimulai dari Spring bed, bed
dorong, bed-car, kasur busa, kursi & meja plastik, BCBC, stockcase, kitchen
set, office set, lemari pakaian, dan furniture lainnya. Jika ditanya soal
produknya, siapa yang tidak mengenal kasur busa Bola Dunia atau BigFoam. Lalu
springbed muncul dengan merek merek mereka yakni Bigland spring bed.
BIGLAND : The Fashionable Spring Bed, sudah menjadi trendsetter dan agent
of change di dunia springbed nasional maupun internasional.
Dengan futuristic design dan fashion based. konsumen di
manjakan dengan tampilan yang sesuai dengan perkembangan fashion di dunia
springbed. Lalu Berbagai furniture set produksi mereka seperti KEA Panel,
APanel, Bigpanel, hingga ComPanel. Hingga internasional character berlisensi
baik meja, kursi, lemari susun (stockcase), container plastik merek Napolly
top.
Napolly adalah bagian dari Cahaya Murni Swirindo yang bergerak dibidang plastic furniture.
Bahkan produk mereka memiliki lisensi dari karakter-karakter yang mungkin anda
tau seperti Frozen, Spiderman, Sofia The First, Hello Kitty dan lainnya. Produk
Napolly The Big Top Plastik, begitu banyak variasi seperti kursi, meja, container,
BCBC, lemari susun (Stockcase), dan lainnya. Napolly tidak hanya mengedepankan
desain yang menarik, namun juga kualitas yang tak kalah bagus jika dibandingkan
produk lainnya. Karena Napolly telah dikenal sebagai international character
lisenced plastic furniture.
1.2 Perkembangan
Perusahaan
Pak
Atong. Begitu ia dipanggil sehari-hari. Siapa dia? Di pentas bisnis
di Tanah Air lelaki yang memiliki nama lengkap Simarba Atong ini barangkali
belum banyak dikenal. Padahal, produk yang dihasilkan perusahaannya sudah
mengunjungi konsumen di Palembang sejak 1979. Bahkan, ia
pula yang turut melahirkan dan membesarkan merek furnitur yang
sangat populer di Indonesia: Olympic. Ya, dia memang adik kandung Au
Bintoro (bos Grup Olympic). Atong sendiri sudah melahirkan merek
besar yang amat disukai konsumen: Napolly (kursi plastik) dan
Bigland (spring bed).
Ia
memulai terjun ke panggung bisnis pada 1979 di Palembang dengan memproduksi
busa untuk kasur, sofa dan matras bersama saudara-saudaranya. Setelah berkembang
cukup baik, Atong, Au Bintoro dan Edi Mulyanto -- kakak beradik dari 13
bersaudara ini -- mengibarkan merek Olympic untuk furnitur knocked down. Kemudian, tahun 1986
Atong pula yang mengembangkan jaringan distribusi Olympic di seluruh Indonesia,
dari Medan sampai Jayapura, dengan mendirikan PT Cahaya Sakti Multi Intraco
(CASMI). Jalur distribusi yang dibentuknya berkembang dengan baik dan mampu
menopang pemasaran produk-produk perusahaan.
Alasan lebih kuat lagi yang membuat mereka bertiga berpisah
adalah karena memikirkan generasi selanjutnya dari masing-masing keluarga.
Untuk itu, ada pembagian aset
perusahaan baik pabrik maupun karyawan. Furnitur yang berbasis kayu
diserahkan ke Au dan bisnis yang nonkayu dipegang Atong. Sementara
itu, Edi mengelola bisnis properti.
Setelah pisah, cikal bakal
perusahaan yang dulu di luar Olympic ia kembangkan, yaitu bisnis busa untuk
kasur busa, matras dan sofa. Nama perusahaan itu adalah PT Cahaya Murni
Swirindo. Dulu,
sambil membesarkan bisnis Olyimpic, saya tetap mengembangkan bisnis ini, Atong menjelaskan. Karena itu,
ketika mereka berpisah, Atong sudah mempunyai pabrik busa di luar Palembang. Ia
adalah orang pertama di Sumatera yang mengembangkan teknologi, menciptakan dan
memproduksi spring bed di
tahun 1989.
Lini bisnis perusahaan Atong kemudian berkembang ke mebel
plastik. Waktu itu ia mengamati bahan baku kayu yang terus menipis. Maka, ia
tertantang memproduksi furnitur bukan dari kayu, tapi dari
plastik. Maka, muncullah merek Napolly. Merek ini diambil
dari nama bahan baku biji plastik, yakni polipropilene. Dan kebetulan nama anak Atong sendiri bernama
Poli.
Kini,
Atong memiliki 24 pabrik perakitan (assembling), tersebar di seluruh Indonesia. Dengan
strategi ini, harga semua produk di seluruh Indonesia tidak terlalu jauh
berbeda, ia lebih cepat menyuplai kebutuhan pasar di wilayahnya masing-masing,
memudahkan penjualan dan tentu saja lebih hemat atau efisien. Memang, tidak
semua pabrik itu memproduksi bahan-bahan baku untuk membuat spring bed, kasur
busa, furnitur plastik ataupun sofa. Misalnya, ada beberapa unit
pabrik yang membutuhkan pasokan per kawat atau kain list untuk spring bed, maka ia mengusahakan
bahwa semua bahan baku dibuat sendiri, kecuali bahan baku kain, biji plastik dan
bahan kimia.
Ke
depan, Atong juga berkeinginan memboyong teknologi dan SDM Cahaya Murni Swirindo ke luar negeri.
Saat ini, ia memang mengekspor produknya, tapi tergantung pada
pembeli di luar negeri. Ia ingin lebih dari itu, yakni membuka pabrik, memiliki
teknologi sendiri dan mengirim SDM ke mancanegara.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Analisis SWOT
1. Strength
( Kekuatan )
·
Kualitas
mutu yang terjaga, pengerjaan dilakukan dan juga diperhatikan agar produk yang
dihasilkan lebih rapi, kuat dan tahan lama.
·
Harga jual
yang kempetitif, dapat bersaing dengan produk pesaing, agar pelanggan akan
lebih diringankan dalam hal biaya dan perusahaan dapat menjaga angka
penjualannya.
·
Produk
dengan mudah dapat ditemukan dipasaran karena sudah banyak tersebar di berbagai
toko furniure
·
Sumber daya
keuangan yang memadai, sehingga hal-hal yang bersifat financial perusahaan
berjalan dengan lancar.
2. Weakness ( Kelemahan )
·
Belum ada
media belanja Online untuk transaksi pembelian, saat ini untuk membeli produknya
hanya dapat di beli di toko saja
·
Tidak
memelihara hubungan jangka panjang dengan pelanggan, dimana kontak antara
perusahaan dengan pelanggan hanya terjadi pada saat transaksi.
3. Opportunity ( Peluang)
·
Terbukanya
pasar ekspor, sehingga membuka peluang dari usaha furniture ini dan nantinya
akan di kembangkan untuk masa mendatang.
·
Pangsa pasar
Indonesia sangat besar, sebagian penduduk terdiri dari menengah kebawah dan
akan lebih potensial untuk berkembang.
·
Maraknya pembangunan rumah hunian dan perkantoran,
sehingga meningkatkan demand atas kebutuhan furniture.
·
Perkembangan teknologi yang semakin maju,
sehingga memudahkan dalam memperkenalkan dan mengembangkan produk secara lebih
luas.
4. Threat ( Ancaman )
·
Persaingan
dengan produk furniture murah yang di impor dari China dan Vietnam, dengan
kualitas yang hampir sama dan harga lebih murah akan menarik minak konsumen.
·
Krisis
ekonomi global menurunkan permintaan konsumen.
·
Tingginya
harga bahan baku akibat pengaruh naiknya nilai tukar rupiah terhadap dollar.
·
Perekonomian
Indonesia belum stabil, tentu saja hal ini dikarenakan laju inflasi yang cukup
tinggi.
2.2
Pemasaran Perusahaan
PT Cahaya Murni Swirindo dalam memasarkan produknya saat ini sudah berkembang
cukup pesat. Dapat dilihat dari berbagai produk yang digunakan seperti kursi
plastic,spring bed sampai ke meja belajar anak dll dapat dengan mudah di
temukan karena minat konsumen akan produk yang di keluarkan oleh PT Napolly ini
sendiri cukup banyak peminatnya.
Untuk memasarkan Produknya sendiri PT Cahaya Murni Swirindo sebagai
distributor bergerak aktif dalam memasarkan produknya di berbagai toko di Pasar
maupun pusat perbelanjaan. Namun, tidak menutup kemungkinan juga pelanggan
dapat langsung membeli produknya langsung ke pabrik tempat pembuatannya
langsung.
Media Sosial juga digunakan untuk memasarkan produk dari PT Napolly ini
sendiri, namun untuk penjualannya
sendiri konsumen belum dapat membeli secara online produk yang mereka inginkan
tetapi media Website dari PT Napolly ini sendiri dapat di nikmati oleh
konsumennya sendiri sebagai media untuk melihat produk-produk apa saja yang
terbaru dan juga motif terbaru yang dikeluarkan oleh PT Napolly.
2.3 Pengelolaan SDM
Pengelolaan
manusia sebagai aset yang paling penting bagi perusahaan dimulai dari penentuan
jabatan yang dibutuhkan perusahaan atau seberapa banyak jabatan yang akan
diperlukan. Kemudian, penentuan tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing
masing jabatan. Untuk menduduki jabatan diperlukan keterampilan tertentu. Oleh
karena itu, perusahaan juga harus menentukan persyaratan jabatan untuk
menduduki jabatan tersebut. Kegiatan ini dikenal dengan nama analisis jabatan.
Setelah
analisis jabatan ditetapkan, langkah selanjutnya adalah merencanakan jumlah
tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai dengan analisis jabatan yang sudah dibuat.
Perencanaan tenaga kerja meliputi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, serta
persyaratan yang diinginkan. Hal ini penting agar perusahaan tidak mengalami
kekurangan atau kelebihan karyawan.
Langkah
selanjutnya setelah perencanaan tenaga kerja selesai adalah melakukan pengadaan
tenaga kerja. Pengadaan meliputi penarikan karyawan (rekrutmen) dan seleksi.
Penarikan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan yang diinginkan.
Penarikan pegawai dapat dilakukan melalui referensi (kenalan) atau melalui
iklan. Cara ini dapat dilakukan dengan cara menempelkan brosur di lembaga
pendidikan tinggi atau pusat-pusat pelatihan atau dapat pula dilakukan dengan
cara lain, seperti dari surat lamaran yang masuk. Agar tenaga kerja yang
terjaring sesuai dengan keinginan dalam informasi yang diberikan perlu
dijelaskan persyaratannya, misalnya umur, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman
kerja, atau syarat lainnya.
Karyawan
yang telah lolos seleksi berminat akan mengajukan lamaran kerja sesuai dengan
waktu yang dibutuhkan. Biasanya jumlah yang melamar jauh lebih banyak dibanding
yang dibutuhkan. Tugas selanjutnya adalah menyeleksi pelamar yang ada dengan kritaeria
sesuai dengan persyaratan. Pemilihan ini dimulai dari seleksi surat lamaran,
tes umum, wawancara, psikotes, sampai dengan tes kesehatan. Syarat untuk lolos
bagi seorang pelamar adalah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan
oleh perusahaan.
Karyawan
yang telah lolos seleksi dibagi dalam dua kategori. Pertama, mereka yang langsung dapat bekerja karena sudah
berpengalaman kerja sebelumnya. Kedua,
mereka yang belum memiliki pengalaman kerja. Kelompok yang belum memiliki
pengalaman kerja perlu diberikan pelatihan terlebih dahulu. Diharapkan setelah
mengikuti pelatihan, keahlian mereka bertambah atau meningkat sehingga siap
untuk dipekerjakan.
Tugas
perusahaan selanjutnya adalah menentukan kompensasi yang akan diterima
karyawan. Besarnya kompensasi ditentukan oleh berbagai factor, seperti
pendidikan, jabatan, wewenang dan tanggung jawab, serta faktor-faktor lainnya.
Kompensasi ini dari waktu ke waktu terus bergerak. Jenis kompensasi yang
diberikan dapat dalam bentuk keuangan atau nonkeuangan.
Setelah
mulai bekerja, karyawan sudah dapat merencanakan kariernya sampai karyawan
tersebut berhenti bekerja. Dalam perencanaan karier beberapa persyaratan
tertentu, namun yang menentukan adalah karyawan itu sendiri.
2.4 Pengelolaan
Operasional
1. Gunakan SDM secara efisien
Menggunakan sumber daya secara
efektif adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis Anda. Sumber
daya yang digunakan pun bisa bermacam-macam bentuknya. Sebagai permulaan,
investasi dalam bentuk peralatan untuk menunjang bisnis sangatlah
diperlukan.Jika Anda belum bisa memiliki peralatan yang memadai pun tidak perlu
khawatir. Anda bisa mencari jasa yang menyediakan kebutuhan bisnis Anda,
seperti packaging, jasa pengiriman,
percetakan, dan perintilan penting lainnya.
2. Pekerjakan karyawan Anda
dengan baik
Meskipun
Anda harus memastikan setiap hal kecil dari bisnis Anda berjalan dengan lancar,
jangan sampai semua pekerjaan Anda tangani sendiri. Jangan sungkan untuk
memberi pekerjaan kepada karyawan Anda sehingga tiap karyawan punya perannya
masing-masing. Memberikan peran yang detil dan jelas kepada karyawan adalah
bukti Anda melakukan manajemen karyawan dengan baik.
Jangan lupa juga
untuk mengatur hak serta benefit yang
layak untuk karyawan Anda, seperti misalnya jatah cuti, bonus, tunjangan hari
raya, uang lembur, dan lain sebagainya. Dengan demikian, karyawan Anda akan
merasa senang, kerja penuh semangat, serta loyal dengan perusahaan Anda.
3. Otomatiskan beberapa
pekerjaan Anda
Selama
ada pekerjaan yang bisa Anda buat secara otomatis, lakukan lah. Misalnya
seperti membuat sistem payroll untuk
membayar gaji tiap karyawan Anda atau sekadar mengirimkan struk kepada vendor.
Lagi-lagi gunanya adalah untuk menghemat waktu agar Anda dan karyawan lainnya
dapat mengerjakan pekerjaan lain yang lebih produktif.Anda juga bisa
menggunakan fitur Ingredient Inventory pada aplikasi kasir Moka dapat secara
otomatis mengetahui keluar masuknya inventaris secara real time sehingga Anda tidak perlu lagi menghitungnya secara
manual.
Mengatur keuangan di dalam bisnis Anda bukanlah
perkara mudah. Apalagi jika harus membuat laporan akhir tahun guna keperluan
pembayaran pajak. Di sini lah gunanya Anda menggunakan software untuk mengatur keuangan Anda. Sekarang pun sudah banyak software yang dapat mengatur keuangan
Anda, seperti Sleekr dan Jurnal. Beberapa software
ini menyediakan beragam fitur keuangan untuk Anda gunakan, seperti untuk
membuat laporan keuangan, perhitungan pajak, serta payroll.
Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat. Tak
jarang, pemanfaatan teknologi ini dapat membuat operasional bisnis yang Anda
miliki menjadi lebih efisien. Misalnya, penggunaan aplikasi kasir Moka secara
efisien dapat membantu Anda untuk mengurangi biaya operasional. Misalnya dengan
fitur Inventory Management, Anda dapat mengetahui informasi dari supplier Anda saat hendak menambah stok.
Anda dapat mengubah sistem pembelian dari harian menjadi mingguan. Dengan
begini, Anda melakukan penghematan biaya antar jemput barang. Selanjutnya,
Purchase Order akan diberikan kepada supplier
untuk mengetahui berapa banyak stok yang Anda pesan.
2.5
Cara Quality Control Perusahaan
- Memantau
perkembangan semua produk yang diproduksi oleh perusahaan.
- Bertanggung
jawab untuk memantau, menganalisis, meneliti, menguji suatu produk.
- Memverifikasi
kualitas produk
- Quality
Control bertanggung jawab memonitor setiap proses yang terlibat dalam
produksi produk.
- Memastikan
kualitas barang produksi sesuai standar.
- Merekomendasikan
pengolahan ulang produk-produk berkualitas rendah.
- Bertanggung
jawab untuk dokumentasi inspeksi dan tes yang dilakukan pada produk dari
sebuah perusahaan.
- Membuat
analisis catatan sejarah perangkat dan dokumentasi produk sebelumnya untuk
referensi di masa mendatang.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Berdasarkan hasil tinjauan langsung kami di lapangan tempat
produksi tersebut,
maka dapat disimpulkan bahwa usaha di bidang furniture ini dapat dikatakan sebagai usaha
yang sangat menggiurkan dimana dapat kami lihat langsung produksi setiap
harinya dengan berbagai sift pegawai yang beragam untuk terus memproduksi
barang tanpa henti membuat kami sadar bahwa bisnis di bidang furniture ini
sangat menguntungkan.
PT Cahaya Murni Swirindo ini sendiri
berkomitmen bahwa produk yang mereka hasilkan sampai saat ini masih sangat
diminati oleh pelanggannya didorong oleh kualitas barang yang selalu di jaga
dan inovasi produk mulai dari desain,bentuk dan produk sangat mudah di temukan
di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau membuat PT Cahaya Murni Swirindo
tetap solid untuk menciptakan produk furniture yang tetap menjaga kualitas
serta tetap setia dihati pelanggannya.
3.2
Inovasi dan Saran
Inovasi dan Saran dari kelompok kami untuk PT Cahaya Murni Swirindo ini ialah kami membuat inovasi tentang bagaimana
konsumen dari Produk Napolly ini sendiri
dapat mengakses produk melalui media social atau dapat melalui pembelian
online melalui Website resmi dari PT Cahaya Murni Swirindo sendiri.
Tujuan kami
membuat inovasi ini ialah agar konsumen dapat dengan leluasa memilih atau melihat produk apa saja yang
terbaru yang di ciptakan tanpa harus melihat langsung ke Toko atau tempat
produksinya langsung, dari segi waktu hal ini sudah sangat membantu para
pekerja atau Ibu Rumah Tangga untuk dapat memanfaatkan media social sebagai
media untuk berbelanja secara online.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar